TUGAS
TAKSONOMI TUMBUHAN TINGGI ( TTT)
BUAH TIN / BUAH ARA
(Ficus carica)
DOSEN PENGAMPU
Drs. SULISETJONO, M.Si
AINUN NIKMATI LAILY, M.Si
OLEH
TAFRIJIAH NAJIAH (10620059)
JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM
MALANG
2012
Buah tin / buah ara
Kata Tin dalam Al Quran hanya disebut satu kali, yaitu dalam surat dan ayat: (95: 1)
وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ
Artinya : "Demi Tin dan Zaitun,"
Pada ayat pertama surat ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala bersumpah dengan At Tin dan Az Zaitun Para ulama berbeda pendapat dalam menafsirkan At Tin dan Az Zaitun, namun tidak ada satupun pendapat mereka yang berdasar pada dalil yang shahih, kecuali pendapat yang mengatakan bahwa At Tin adalah buah At Tin yang (sudah dikenal dan) biasa dimakan,
Ada ahli tafsir yang menyebutkan bahwa 'tin' adalah sejenis buah yang terdapat diTimur Tengah. Bila matang, warnanya coklat, berbiji seperti tomat, rasanyamanis, berserat tinggi, dan dapat digunakan sebagai obat penghancur batu pada saluran kemih dan obat wasir. Oleh sebab itu, pada Al Quran terjemahanDepartemen Agama, kalimat Wattiin diartikan dengan "Demi buah Tin"
Para ulama tafsir menerangkan sebab-sebabnya yang diantaranya; karena kedua tumbuhan tersebut (At Tin dan Az Zaitun) banyak mengandung manfaat, baik pada pohonnya maupun buahnya, dan karena keduanya sangat tumbuh subur dan baik di Syam, yang merupakan tempat diutusnya Nabi Isa ‘alaihissalam menjadi seorang rasul. Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala bersumpah dengan sebuah bukit, karena di tempat itulah Allah Subhanahu wa Ta’ala berbicara kepada Nabi Musa dan mengutusnya menjadi seorang rasul. Adapun mengapa Allah bersumpah dengan Al Balad Al Amin? Itu karena Mekkah adalah sebuah negeri yang aman bagi orang memasukinya, juga karena di tempat itulah Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus menjadi seorang rasul. dari sini, jelaslah mengapa Allah Subhanahu wa Ta’ala bersumpah dengan hal-hal tersebut? Itu karena ketiga tempat tersebut adalah tempat-tempat yang disucikan yang Ia pilih, dan telah diutus padanya rasul-rasulNya yang paling mulia.
Tidak semua ahli tafsir berpendapat, bahwa yang dimaksud Tin dan Zaitun adalah nama buah, ada juga yang berpendapat bahwa Tin adalah nama bukit tempat Nabi Ibrahim AS menerima wahyu, Zaitun adalah nama bukit tempat Nabi Isa AS menerima wahyu, oleh karena itu Tin dan Zaitun adalah tempat penting yang di anggap bersejarah.
Terdapat berbagai tafsiran. Menurut Mujahid dan Hasan, kedua buah-buahan itu diambil jadi sumpah oleh Tuhan untuk diperhatikan. Buah TIIN diambil sumpah karena dia buah yang terkenal untuk dimakan, buah ZAITUN karena dia dapat ditempa dan diambil minyaknya. Kata Qatadah: Tiin adalah nama sebuah bukit di Damaskus dan Zaitun nama pula dari sebuah bukit di Baitul-Maqdis." Tandanya kedua negeri itu penting untuk diperhatikan. Dan menurut sebuah riwayat pula, yang diterima dari Ibnu Abbas, "Tiin adalah mesjid yang mula didirikan oleh Nuh di atas gunung al-Judi, dan Zaitun adalah Baitul-Maqdis."
Banyak ahli tafsir cenderung menyatakan bahwa kepentingan kedua buah-buahan itu sendirilah yang menyebabkan keduanya diambil jadi sumpah. Buah Tiin adalah buah yang lunak lembut, kemat, hampir berdekatan rasanya dengan buah serikaya yang tumbuh di negeri kita dan banyak sekali tumbuh di Pulau Sumbawa. Zaitun masyhur karena minyaknya.
Tetapi terdapat lagi tafsir yang lain menyatakan bahwa buah Tiin dan Zaitun itu banyak sekali tumbuh di Palestina. Di dekat Jerusalem pun ada sebuah bukit yang bemama Bukit Zaitun, karena di sana memang banyak tumbuh pohon zaitun itu. Menurut kepercayaan dari bukit itulah Nabi Isa Almasih mi'raj ke langit.
Untuk itu tidak ada salahnya kalu kita mengenal lebih dekat buah tin atau bahasa latinnya adalah ficus carica
Ficus carica L.
Indonesia: buah tin, loh mekah
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Dilleniidae
Ordo: Urticales
Famili: Moraceae (suku nangka-nangkaan)
Genus: Ficus
Spesies: Ficus carica L.
Habitat :
Pohon ara umumnya dibudidayakan sejak zaman kuno dan tumbuh liar di daerah kering dan cerah, dengan tanah yang dalam dan segar, juga di daerah berbatu, dari permukaan laut 1.700 meter. Ini lebih memilih tanah ringan dan sedang, dan dapat tumbuh di tanah miskin gizi.
Ficus carica adalah berumah satu , daun pohon atau besar semak . buah ini adalah asli Timur Tengah . buah tin kemudian dibudidayakan dari Afghanistan ke Portugal , dan dari abad ke-15, ditanam di daerah termasuk Eropa Utara dan Dunia Baru . Pada abad ke 16, Kardinal Reginald Pole diperkenalkan pohon ara untuk Lambeth Palace di London .
Tumbuh hingga ketinggian 6,9-10 meter (23-33 kaki) tinggi, dengan abu-abu halus kulit . carica Ficus terkenal yang besar, daun harum. Para daun adalah 12-25 cm (4,7-9,8 inci) panjang dan 10-18 cm (3,9-7,1 inci), dan banyak lobus dengan tiga atau lima lobus. Perbungaan kompleks dari buah tin umum terdiri dari struktur berdaging berongga disebut syconium , yang berjajar dengan bunga berkelamin tunggal banyak. Buah ara yang dapat dimakan adalah syconium matang pada satu unggulan buah di luar dan banyak ( druplets ) di dalam. Jenis buah beberapa kadang-kadang disebut infructescence . Buah ini 3-5 cm (1,2-2,0 inci) panjang, dengan kulit hijau, kadang-kadang pematangan menjadi ungu atau coklat Ficus carica memiliki getah susu (latisifer). Pada getah bagian hijau ara itu merupakan penyebab iritasi pada kulit manusia. Getah ini, yang disebut " lateks ", ini diekstraksi untuk keperluan industri.
Ficus carica memerlukan penyerbukan lebah dari spesies tertentu tawon untuk menghasilkan benih.
Manfaat :
Buah Tin, yang namanya tercantum dalam Al-Qur`an disamping buah zaitun, disebut-sebut oleh hasil penelitian medis terbaru sebagai buah yang bermanfaat untuk mencegah kanker.
Menurut hasil penelitian medis yang disiarkan oleh harian Al-Raya, Qatar, Sabtu (5/1), buah yang besarnya seperti buah kelengkeng itu selain kaya akan kalsium dan potasium juga mengandung zat benzaldehydeyang bermanfaat melawan sel-sel kanker.
Di dalam buah tin yang rasanya manis itu juga mengandung zat yang sangat penting bagi tubuh manusia karena dapat mengurangi kolesterol jahat, menguatkan jantung dan menormalkan pernafasan bagi penderita sesak nafas.
Buah yang juga dikenal dengan nama Ara atau Figs itu banyak dijumpai di negara-negara Arab. Buah ini mudah dicerna oleh alat pencernaan, bermanfaat untuk mengobati sulit buang air besar, bermanfaat untuk hati dan limpa.
Buah yang rasanya manis seperti korma ini juga lebih mirip sebagai makanan biasa karena mengenyangkan seperti buah korma sehingga warga Arab jarang memasukkannya dalam daftar buah-buahan.
Penelitian tentang kandungan benzaldehyde dalam buah Tin sebenarnya telah diungkap dalam jurnal yang dimuatwebsite Cancer Cure Foundation. Website ini menyebutkan bahwa riset yang dilakukan para ahli dari Institute of Physical and Chemical Research di Tokyo menunjukkan benzaldehyde terbukti efektif dalam menghambat tumor.
Selain itu, Departemen Pertanian Amerika Serikat mengungkapkan bahwa buah Tin mengandung beragam nutrisi mulai dari vitamin A, C, kalsium, magnesium hingga potasium. Buah ini juga baik untuk mengendalikan nafsu makan dan membantu usaha penurunan berat badan. Jus buah Tin pun merupakan minuman yang baik untuk membunuh bakteri merugikan dalam sebuah peneltian
Kandungan dalam buah tin :
1. Kandungan Kalium, Omega 3 dan Omega 6 pada buah Tin/ Ara membantu untuk menjaga tekanan darah tinggi dan serangan Jantung koroner.
2. Buah Tin/ Ara kaya serat makanan, yang membuat mereka sangat efektif untuk program penurunan berat badan( Obesitas) .
3. Bahkan daun dari tanaman Tin memiliki sifat penyembuhan. Rebusan daun pohon Tin/ ara dapat membantu pasien diabetes mengurangi jumlah asupan insulin.
4. Mengkonsumsi buah tin/ ara dengan rutin dapat membantu mengurangi risiko Kanker Payudara dan Kanker Kolon.
5. Kandungan Coumarin pada buah TIN , juga dapat mengurangi resiko Kanker Prostate.
6. Kandungan Kalsium dan Kalium dalam buah Tin/ ara mencegah penipisan tulang ( Osteoporosis) , dan membantu untuk meningkatkan kepadatan tulang. Dalam 100 gram buah Tin mengandung 241mg Calsium , 2 X lebih tinggi dari kandungan Calsium pada susu( 118mg per 100 gram) .
7. Tryptophan, dalam buah Tin/ ara, menginduksi tidur yang baik dan membantu menyingkirkan gangguan tidur seperti insomnia.
8. Mengkonsumsi buah Tin/ ara mengurangi kelelahan , meningkatkan daya memori otak dan mencegah Anemia.
9. Karena efek laksatif, mengkonsumsi buah ini sangat membantu untuk mengobati sembelit kronis.
10. Konsumsi harian buah Tin/ ara direndam ( 2-3 buah ) merupakan obat yang efektif untuk terapi penyembuhan wasir.
11. Serat larut yang terdapat pada buah TIN disebut Pektin, dalam buah Tin membantu dalam mengurangi kolesterol darah.
12. Bila diterapkan pada kulit, Tin/ ara dipanggang bisa menyembuhkan radang seperti abses dan bisul.
13. Karena kadar air yang tinggi, tumbuk buah ara bertindak sebagai pembersih kulit yang sangat baik dan membantu dalam mencegah dan menyembuhkan jerawat.
14. Buah Tin kaya akan kalsium dan kalsium alternatif yang sangat baik untuk terapi pengobatan orang-orang yang alergi terhadap produk susu.
15. Buah Tin kaya akan Phenol dan Benzaldehid alami sebagai Zat Anti Tumor serta dapat membunuh Micro-organisme Pathogen, Jamur dan Virus dalam tubuh manusia.
DAFTAR PUSTAKA
Dasuki. Undang ahmad.1991. Sistematik Tumbuhan Tinggi . Bandung : ITB
Kartasapoetra,G.1992.BUDIDAYA TANAMAN BERKHASIAT OBAT.Jakarta:PT Rineka cipta
Sudarsono, A. Pudjoarinto,. 2006. Tumbuhan Obat 1. Yogyakarta: Pusat Penelitian Obat Tradisional Universitas Gadjah Mada
Tidak ada komentar:
Posting Komentar