Senin, 24 Desember 2012

tugas ke bakpao telo pasuruan

kali ini tugas bahas Indonesia yang lumayan memusingkan juga hehe...
tapi jangan di ambil pusing dec?.. yang penting hepi dan jalan-jalan lagi....
kali ini aku dan teman-teman sekelas pergi sentra agrobisnis bakpao telo yang ada di pasuruan dekat lawang ok...
awalnya pengen tau bagaimana proses produksi dan kebun bakpao telo itu, namun karena kesalahan manajemen waktu akhirnya kita hanya bisa jalan-jalan dan makan-makan doang dec disana.
nah ini beberapa foto kita dan suasana serta beberapa produk bakpao telo.

ok bagets kan hehe...
lanjut yac bakpao telo


kebersamaan emang paling asyik yac?....
aduh udah gak kerasa aja udah mau berpisah teman-temanku keluarga besar biologi B, bentar lagi kita semester 6 dan mulai penjurusan ke bidang minatnya masing-masing dec...
i wish all time we spent together will be the precious memory that can make your heart smile and hapy.

jalan-jalan ke surabaya

ok lanjut lagi yac kita jalan-jalan ke surabaya, kali ini kita berpisah dengan dua teman kita yaitu Iva dan Elma, mereka berdua pakai sepeda dan pergi ke IAIN surabaya dan ke kawasan sunan Ampel Surabaya, nah ini foto-foto mereka berdua.



that's all ok. nah selama mereka bersenang-senang disana aku dan kedua temanku yang lain pulang ke Malang dengan kereta dan tidak kalah serunya juga kok walau tidak ada foto kenangannya. selama perjalanan pulang dikereta itu kita kenalan sama para pegawainya kereta yang baik-baik, buat kepala stasiun surabaya, pak kondektur dan pak yang jaga mesin kereta hehe...
semoga dapat bertemu lagi ya pak haha...
dan maju terus perkeretaan Indonesia hahai...

Sabtu, 15 Desember 2012

jalan-jalan ke surabya

halo lagi,kali ini aku bakal cerita tentang aku dan tema-teman yang udah sampai di surabaya dengan selamat tanpa kekurangan suatu apapun.
seperrti rencana awal, kita berlima keliling pasar kapasan buat cari baju terusan yang bagus dengan harga miring hehehe...
dan hasilnya adalah 2 jubah dan 2 rok. bagaimana bentuk itu jubah nanti aja yac..
nah berhubung udah siang, akhirnya kita makan ba'so dan pangsit yang ada di depan pasar kapasan itu.
habis acara makan-makan, aku dan dua teman aku kembali ke stasiun naik becak hehe...
2 teman aku yang alin naik sepeda karena kakinya sakit. untuk selanjutnya bakal banyak foto mereka berdua yang pergi melancong dahulu ke IAIN surabaya..
see you

jalan-jalan ke surabaya

hai-hai, lanjut cerita aku yang jalan-jalan ke surabaya bersama teman-taman yac hehehe
ini ita masih dala keadaan nunggu itu kereta belum datang juga


tuh kan kita saking bosennya sampai foto-foto di rel kereta segala
kalo yang selanjutnya nic, kita foto dalam kereta yac.....



keren bangets kan? hehe
selanjutnya aku bakal cerita waktu sampai di pasar kapasan yac...
see you

Jumat, 14 Desember 2012

jalan-jalan ke surabaya

hari minggu ku turut ayahh ke kota naik delman istimewa ku duduk di depan dan..... seterusnya yac hehehe...
ini adalah cerita aku dan teman-teman yang pergi jalan-jalan ke surabaya minggu kemarin,
kita ke surabaya naik kereta lho?
waktu itu keretanya berangkat jam 10, nah kita harus nunggu dec



menunggu kereta di habiskan dengan foto-foto hehe

Senin, 10 Desember 2012

tour haji

pada tau kan, kalo dalam satu tahun pasti ada saat dimana orang-orang pada pergi haji bareng-bareng ikut program pemerintah, nah karena post aku yang kemaren itu tentang ortu aku yang pada pergi haji , sekarang cerita tentang aku dan keluarga yang melakukan kunjungan pada para bapak dan ibu haji, sudah tradisi untuk pergi ke rumah kerabat atau teman yang baru pulang haji untuk istilahnya ngalap berkah gitu, nah ini beberapa foto persiapan buat berangkat ke rumah para pak haji dan bu haji, yang kita sebut aja tour haji hehehe....
foto pertama
ini kita lagi ngumpul di ruang tengah, waktu itu banyak tamu lho di rumah, tapi malah di tinggal foto-foto gak jelas gini hehehe...
ok lanjutkan...

bagus- bagus kan aku fotonya hehe...
pokoknya eksis dulu deh sebelum dan sesudah tour haji hehehe....

Sabtu, 08 Desember 2012

haji

it's a memory of my parent do haji
bagi umat islam ini adalah ibadah yang paling sulit dan capek tapi juga seneng. ini menurut ortu aku aja ce....???
yaaa.... moga aja aku juga bisa pergi haji bersama mereka secepatnya. amiinn....
lha ini sedikit info dari wiki tentang haji ok
Haji (Bahasa Arab: حج‎; transliterasi: Hajj) adalah rukun (tiang agama) Islam yang kelima setelah syahadat, salat, zakat dan puasa. Menunaikan ibadah haji adalah bentuk ritual tahunan yang dilaksanakan kaum muslim sedunia yang mampu (material, fisik, dan keilmuan) dengan berkunjung dan melaksanakan beberapa kegiatan di beberapa tempat di Arab Saudi pada suatu waktu yang dikenal sebagai musim haji (bulan Zulhijah). Hal ini berbeda dengan ibadah umrah yang bisa dilaksanakan sewaktu-waktu.
Kegiatan inti ibadah haji dimulai pada tanggal 8 Zulhijah ketika umat Islam bermalam di Mina, wukuf (berdiam diri) di Padang Arafah pada tanggal 9 Zulhijah, dan berakhir setelah melempar jumrah (melempar batu simbolisasi setan) pada tanggal 10 Zulhijah. Masyarakat Indonesia lazim juga menyebut hari raya Idul Adha sebagai Hari Raya Haji karena bersamaan dengan perayaan ibadah haji ini.
untuk yang info-info yang lain silahkan lihat di http://id.wikipedia.org/wiki/Haji
nah kalo yang ini beberapa foto kenangan mereka








lumayan kan hasil aku editnya hehehe.....
semoga menjadi haji yang mabrur amin.....

Rabu, 05 Desember 2012

“you're mine for the eternity”

ok.. ini adalah ff pertama aku dan semua yang ada dalam cerita ini murni isi kepala author lho, jadi kalo misalnya ada kata-kata yang salah dan tanpa sengaja ceritanya mirip dengan orang lain mohon maaf yang sebesar-besarnya yac...
ff pairing
Taemin X Ciel (OC)
genre : romance, gak jelas
 
taemin dan shinee milik sm dan keluarganya, author hanya pinjam nama
lets start....
“kita akan bertemu lagi saat usiamu mencapai 25 tahun” ucap gadis dengan wajah manis seperti boneka.
“promise me? You will be back for sure” ucapku sedih sambil menggenggam tangannya erat
“I will, selama aku masih bisa hidup hingga umurmu mencapai 25 tahun.. tentu aku akan menemuimu.. jika kemudian aku tak bisa.. maka jangan pernah berfikir untuk mencariku atau aku akan membencimu selamanya…?” ucapnya sambil memandangku dengan manik matanya yang seolah tersenyum padaku walau nada ucapannya mengancam.
Belum sempat aku membalas ucapannya, sedikit demi sedikit tubuh gadis didepanku ini memudar dan aku pun berusaha meraih apapun yang tersisa darinya namun sia-sia …
***
Dengan tangan yang terjulur kedepan seakan mau memegang sesuatu aku terbangun, terlihat langit-langit ruang kamarku. Aku merasakan air mataku mengalir pelan.”I miss you… how long I must waiting you” ucapku pelan.
 sudah 3 bulan berlalu sejak ulang tahunku yang ke 25, tapi dia belum juga datang. Hampir tiap malam aku bermimpi buruk, pada setiap mimpiku aku selalu melihat gadis yang paling kucintai pergi meninggalkan ku. Kalau bukan karena janjiku agar tidak mencarinya sampai usiaku 25 tahun, tentu aku sudah mencarinya walau sampai ke dunia yang selanjutnya sekalipun, aku telah berjanji padanya tidak akan mencarinya walaupun usiaku mencapai 25tahun atau dia akan membenciku, yang paling kutakutkan adalah jika dia membenciku, namun jika seperti ini keadaannya. Tak peduli dia membenciku atau apa aku pasti akan membuatnya berada disisiku selamanya, tak akan ku biarkan apapun menghalangiku.
Terbangun dengan tekat seperti itu aku pun sudah menyiapkan semuanya untuk bisa menemukan gadis cinta sejatiku ini, mulai dari menyewa detektif dan mata-mata keseluruh penjuru paris dan Negara eropa lainnya sampai menyiapkan tiket pesawat ke paris, kenapa aku memulai pencarian sendiri keparis, karena terakhir aku bertemu dengan my doll (salah satu sebutanku padanya) adalah di paris.
Aku sudah siap jika seandainya aku sampai harus meninggalkan shine dan dunia entertainment yang telah membesarkan nama seorang lee taemin dancer machine nya shine, orang  yang dipuji sebagai pretty boy, walau umurku sudah 25 tahun julukan itu tetep melekat padaku, yaa aku boleh sedikit bangga lah hehehehe……..
Saat ini shine tidaklah terlalu sibuk.. tour untuk album baru dan sebagainya telah hampir selesai dilakukan, para hyung ku yang lain telah memiliki kesibukannya sendiri-sendiri banyak kontrak yang telah mengikat mereka sedangkan aku telah menolak semua kontrak jangka panjang seperti main drama atau film, sebenarnya sudah tak terhitung lagi jumlah sutradara yang ingin memasangku sebagai actor, tapi semuanya ku tolak, hingga timbul gossip aku adalah artis sombong yang tak ingin main film atau actor jika tidak dengan bayaran yang fantastis sehingga aku mau syuting film. Aku sudah tak peduli semua itu sebenarnya tapi para fans shine pasti kecewa berat denganku, akhirnya untuk meluruskan semua itu manajerku menyarankan untuk mengikuti reality show, dimana didalamnya aku bisa menjelaskan semuanya dan berpamitan juga, untuk masalah aku akan vakum demi mencari lee ciel (nama gadis yang sangat kucintai) manajerku belum ku beri tahu, tapi mungkin dia sudah merasakannya.
“taemin….” Teriak umma dari ruang bawa.”ada telfon untukmu?”
“aku angkat dari kamar..” balasku, sambil ku angkat ganggang telfon yang ada dimeja sebelah tempat tidurku, dan akupun berjalan menuju kamar mandi.
“numseyong..” ucapku
“taemin-ah.. are you ready, I will pick you at 11 AM ” ucap manajerku dan bla blabla yang intinya tentang garis besar acara reality show yang akan aku hadiri, aku mendengarnya dengan setengah hati sambil menyiapkan pakaianku sekenanya dan pergi mandi.
“ne..” ucapku malas “I want to take a bath bye” lanjutku tanpa menghiraukan sampai di bagian apa manajerku ini bicara atau lebih tepatnya marah karena aku tidak mendengarkannya dengan benar.
Akhir-akhir ini aku lebih sering dirumah dari pada berada di dorm nya shine, dan itu membuat manajerku kesulitan karena harus antar jemput aku, padahal sebenarnya aku sendiri juga bisa kesana sendiri, dasar manajer saja yang merepotkan diri, yang takut terjadi apa-apa lha yang ini lah yang itu lah adaaa saja alasannya untuk memperlakukan aku seperti anak kecil yang perlu di jaga ketat agar tak ada satu hal pun yang menyakiti fisik dan batin ku. Sikapnya yang protektif ini berhasil membuatku risih dan berkali-kali terjadi masalah karena ini. Tapi biar bagaimanapun manajerku adalah orang yang paling bisa ku percaya. Semua rahasiaku tentang masa lalu, latar belakang dan lee ciel terbongkar olehnya 3 tahun yang lalu 1 tahun setelahnya para member shine yang lain juga mengetahuinya tapi tidak terlalu detail, mereka hanya tahu kalau aku bukanlah anak kandung keluarga lee.
Benar, aku hanya anak angkat dari keluarga yang memberiku nama lee taemin, orang tua kandungku meninggal saat usiaku 7 tahun, paman lee yang juga merupakan kakak dari umma kandungku yang sekarang diketahui khalayak luas sebagai keluarga ku, tapi dalam kartu keluarga namaku tidak tercantum di dalamnya, lee taemin hanya anak secara anggapan orang saja, tak ada surat yang menyatakan pengangkatan anak oleh keluarga lee terhadapku. Aku pindah ke rumah keluarga lee ini juga baru setelah aku mulai menjadi triner di SM, itupun aku lebih banyak berada di rumah keluarga kandungku. Rumah itu berada di seol juga tapi distrik yang berbeda, rumahku terpisah 4 rumah  dengan rumah lee ciel. Rumah itu memberi banyak sekali memori dan untuk selanjutnya akan ku isi dengan lebih banyak lagi kenangan, rumah itu telah ku persiapkan untuk memberi kejutan pada lee ciel jika dia pulang nanti.
Jam  8 aku selesai makan masakan umma atau bibiku yang sudah biasa ku panggil umma, aku pun pergi keluar mengajak jalan-jalan anjing ku ke taman hingga pukul 10, lalu meluncur menuju studio dijemput oleh manajerku.
***
Author pov
Bertempat di gedung tempat reality show lengkap dengan semua pernak perniknya termasuk penonton setia acara ini yang saat ini kebanyakan adalah para fans setia shine. Yaa bisa dibilang shine adalah boyband yang cukup lama exist, tapi fans nya termasuk yang paling awet banyaknya hehe..
“yak,,baiklah kembali kta berjumpa kembali dalam realty show paling popular sekorea……” ucap sang pembawa acara yang kita sebut saja tuan Jung (author bingung sama nama korea, bilang aja males..). Sementara si pembawa acara sedang membuka acara, Taemin sedang ada di ruang tunggu sambil dirias dengan bedak tipis. Entah mengapa ia merasa aneh.
Taemin pov
‘Ada apa ini?’ pikirku, sejak menginjakkan kaki di gedung ini aku merasa udara di sekitarku sangat hangat, udara yang sangat ku kenal, udara yang sangat ku rindukan.
Tanpa sadar aku pun memperlambat setiap kegiatanku, menghirup dalam-dalam tiap tarikan nafas sambil terus berfikir ‘kenapa?’, aku terlalu sibuk berfikir hingga tiba-tiba manajerku menarik lenganku dan menyuruhku untuk segera ke panggung karena namaku sudah mau dipanggil. Dengan kesadaran yang hanya setengah akupun masuk ke studio, saat langkah pertama aku memasuki studio ini, jantungku mulai agak berdebar dengan cara berbeda dari biasanya.
Setiap mau ada acara yang diliput aku selalu sedikit nervous, tapi biasanya lansung hilang jika sudah berada dalam panggung. Aku pun tetap melanjutkan langkahku sambil berpostive thinking ‘mungkin karena dari tadi aku tidak nervous, jadi nervousnya datang sekarang,’tenang-tenang..’ucapku dalam hati. Namun setelah 7 langkah aku masuk dalam stage ini dan tuan Jung mau menjabat tanganku, rasanya seperti tersadar dari mimpi, dengan reflex entah kenapa seluruh tubuhku bergerak menuju kursi penonton. Meninggalkan tuan Jung yang melongo melihatku berjalan menuju kursi penonton, bisa kurasakan betapa anehnya perbuatanku ini dari reaksi tiap orang yang ada di studio ini, tapi aku pun tidak berfikir saat melakukan ini, hanya perasaanku saja yang menuntunku pada sosok yang duduk di salah satu kursi penonton.
Wanita ini hanya diam dengan wajah yang ditutupi poster gambar seorang Lee taemin, yang saat ini dengan tidak sadar berdiri didekatnya. Untuk beberapa saat aku hanya diam, nafasku naik turun padahal tadi aku hanya berjalan cepat tidak berlari (apa bedanya Thor..), dengan susah payah akhirnya aku mengatakan..
“ciel”
 
 
 
 
 
 
 
gimana?...... ada yang punya ide bagaiman kelanjutannya?....
kita lanjut sampai ada yang meninggalkan coment yac.. hehehe...
jadi mohon di coment yac

belajar fotoscape

pada tahu foto scape kan?
itu lho aplikasi buat edit foto hehe.....
lha in aku lagi bosen buat laporan dan ppt buat presentasi eh, malah edit-edit foto dec....
ini beberapa hasilnya yang lumayan ancur-ancuran.
beberapa foto-foto aku dan keluarga di selekta ok




hehe... lumayan kan?....  foto yang terakhir di atas itu di ambil pas lebaran.. bertiga kembaran cantik kan hehehe....
silahkan tinggalkan jejak pada siapapun yang gak sengaja lihat ini yac hehe....
see you

Minggu, 16 September 2012

me and family in selekta

halo lagi, balik dengan cerita aku dan keluarga waktu jalan-jalan di selekta ok
itu aku lgi di tengah jalan gitu hehe
g jelas juga kan?...
hima dan bunga merah, cantik tuc bunga nya
 


Sabtu, 15 September 2012

tentang hari ini

yang aku pos kali ini agak lain, kali ini cerita aku yang terjadi di hari sabtu yang membosankan ini. kenapa membosankan? karena itu lah yang terjadi.....
bangun tidur mata aku rasanya beda banget gitu....dan akhirnya aku berasumsi bahwa mataku mulai mengalami gejala kelelahan akut yang menyebabkan sang mata mengekskresikan kotoran secara berlebihan atau yang paling terkenal disebut dengan ketek (bahasa jawa timur).
walaupun mata terasa panas dan tak bersahabat, hari ini masih terus berlanjut life must go on even if ketek mengganggu.
beruntungnya diriku bahwa hari ini tidak ada jadwal kuliah, namun tetap saja aku harus mengerjakan tugas yang akan di kumpulkan besok senin. dengan keinginan membara aku pun menegrjakannya. pada saat terkahir akupun menyerah dan mengompres mata aku dengan es, hasilnya?...
nothing change my eye stil hurt, ada yang tau gimana caranya menyembuhkan sakit mata dengan cara herbal yang alami dan tidak menyakitkan?.....
ok, mata masih tetep sakit dan malam pun menjelang, malam minggu bagi seorang jomblo adalah pilihan : 1. online. 2. meratapi hp yang sepi, 3. sibuk dengan tugas kuliah, 4. keluar cari cowok nganggur..
hehe aku pilih yang ketiga ok.. dan mata aku masih sakit..
kalian tahu apa itu madarasah diniyah?...jawabannya adalah sekolah pada malam hari, atau mengkaji kitab yang di lakukan pada saat malam ok..
nah di tempatku kan mulainya madarasah adalah jam 7 malam, sedangkan pak pengajarnya datang jam 7.30 kalian tahu, i'm so sleepy ok, dan selesainya pelajaran adalah jam 9 malam...
ah tahu ah...
yang udah baca maksih bangets yac, kalo ada yang pengen muntah setelah membacanya dipersilahkan dari sekarang "bow"

Jumat, 14 September 2012

me and family in selekta

balik dengan cerita aku tentang jalan-jalan waktu di selekta malang
ok yang di belakang itu mau foto juga tuc..
him, kalo mau senyum yac senyum aja jangan kayak orang kebelet pup gitu
kelihatan banget gak ikhlasnya ckckckck...

hima mau terbang ta?......
hehehehe.......
ketemu lagi lain kali yac....

Rabu, 12 September 2012

LAPORAN PRAKTIKUM


LAPORAN PRAKTIKUM

KIMIA DASAR 1

PENGENCERAN LARUTAN

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang

Larutan merupakan campuran homogeny antara dua larutan zat yang berbeda. Dalam kehidupan sehari-hari sering kita membuat the dan terkadang terlalu manis dan kita biasanya menambahkan air yang merupakan pelarut, itu merupakan gambaran secara umum tentang pengenceran. Dalam dunia pendidikan biasanya bahan yang digunakan yakni bahan kimia, maka dalam pengerjaannya harus lebih hati-hati sehingga tidak membahayakan bagi diri sendiri maupun orang lain. Pengetahuan tentang pengenceran larutan ini penting agar praktikan dapat menyediakan larutan yang pas untuk penelitian.

BAB 2

DASAR TEORI

2.1 Tinjauan Pustaka

Larutan adalah campuran homogeny antara dua zat terlarut dan pelarut, pelarut yang umumnya digunakan adalah air, untuk mengatakan zat pelarut dan terlarut dikenal istilah konsentrasi. Konsentrasi larutan dapat dinyatakan dengan beberapa cara seperti persen per berat (%/W) persen per volum (%/V), molaritas, molalitas, ppm, fraksimile, dan lain-lain (Anynomous,2009).

Larutan encer dapat dibuat dari larutan pekat dengan mengambil sejumlah larutan pekat dan ditambahkan air dengan volume tertentu jumlah larutan pekat yang di ambil dan air yang ditambahkan dihitung dengan rumus (Syukri,1999).

MV = M V

Dalam pekerjaan sehari-hari dilaboratorium biasanya menggunakan larutan yang lebih rendah konsentrasinya dengan menambahkan pelarutnya. Banyak laboratorium membuat larutan senyawa yang pekat dengan menggunakan aquades biasanya sangat ekonomis. Biasanya larutan ini sangat pekat dan harus diencerkan, proses pengenceran adalah mencampur larutan tersebut (Syukri,1999).

Pada percobaan umumnya asam-asam anorganik berupa cairan pekat ada yang berasap atau bersifat korosif, zat cair organic umumnya bersifat mudah menguap dan mudah terbakar. Asam-asam anorganik dan beberapa cairan organic sering harus disiapkan sebagai sediaan berupa larutannya yang lebih encer dalam suatu pelarut (Mulyono,2005).

Teknik pengenceran melibatkan teknik pengukuran volume dan teknik pelarutan. Tentang kedua teknik ini beberapa hal harus diperhatikan seperti diuraikan berikut ini (Mulyono,2005).

Hitung volum cairan pekat dan volum aquades yang akan diukur dan disiapkan didalam gelas kimia. Teknik pengenceran dari larutan kurang pekat menjadi larutan yang lebih encer lebih mudah dilakukan dan tidak diperlukan diruang asam (Mulyono,2005).

Satuan konsentrasi dilakukan berdasarkan tujuan pengukuran. Keuntungan penggunaan molaritas adalah karena biasanya lebih mudah untuk mengukur volume. Molaritas tidak tergantung pada suhu, sebab konsentrasi dinyatakan dalam jumlah mol zat terlarut dan massa pelarut, sedangkan  pada volume larutan umumnya meningkatkan suhu. Larutan yang memiliki molaritas 0,1M pada 25⁰C mungkin menjadi 0,97 M pada 45⁰C karena volumenya meningkat (Chang,2004).

Kadang-kadang diperlukan persiapan larutan encer dengan konsentrasi tertentu dari suatu larutan yang lebih pekat dengan cara menambahkan pelarut murni. Andaikan konsentrasi awal (molaritas) diketahui sebagai Cf dan volume awalnya V, jumlah zat terlarutnya ialah (Cf mol C) (Cf L) = CpVp ini tidak berubah karena pengenceran menjadi volume akhir Vf karena hanya pelarut dan bukan zat terlarut yang ditambahkan (Norman,1998).

Cf = Vf = Cp.Vp

Molaritas akhirnya adalah:

Cf =  =

2.2 Tinjauan Bahan

2.2.1 Aquades

Aquades tersusun atas hydrogen perixida maksimal 49.9%, aquades ini berwarna putih bening seperti air. Aquades adalah air biasa yang telah mengalami penyulingan sehingga tidak memiliki kandungan mineral apapun dan juga ridak ada campuran apapun, berperan sebagai pelarut (Fatih,2008).

2.2.2

NaCl disebut juga sebagai garam, secara fisik NaCl tidak berbau dan berbentuk serbuk putih, memiliki titik didih (2575 F) 1413 t. NaCl atau garam stabil dibawah kondisi biasa penggunaan dan penyimpanan, berbahaya bila terjadi dekomposisi produk saat dipanaskan diatas 801C (1474 F) mengeluarkan asap beracun klorida dan natrium oksida. Adapun efek kesehatan yang terjadi bila terhirup gasnya yaitu iritasi ringan pada selaput lendir hidung dan tenggorokan, bila tertelan dalam jumlah besar (dosis besar) dehidrasi dan kemacetan terjadi sebagai organ internal dan jika kontak langsung dengan mata maka akan menjadi iritasi ringan

2.2.3 Gula (sukrosa)

Sukrosa berwarna Kristal putih dan atau bubuk. Memiliki titik lebur 160-180C (berkomposisi) densitas atau massa jenisnya 1,5 g/cm kelarutan dalam air bersifat substansial, memiliki indeks bias dan bersifat mudah terbakar. Tidak kompantibel dengan agen oksida yang kuat invertasi hydrolyzed oleh asam dan encer. Taksologi bubuk menyebabkan iritasi pernafasan tidak berbahaya untuk darat, udara dan laut. Perlindungan pribadi saat ini tidak berbahaya bagi kesehatan (faith,2008).

2.2.4 Asam Sulfat (HSO)

Sinonimnya adalah minyak vitrol, memiliki sifat murni tidak dapat ditemukan secara alami dibumi oleh karena sifatnya yang higrokopis. Penampilannya bisa bening, cair, tidak berwarna dan tidak berbau. Identifikasi bahaya sangat berbahaya dalam kasus kulit kontak (korosif,intan,permiator) kontak mata (iritasi,korosif) dan inhasi. Cair atau kabut semprotan dapat menghasilkan kerusakan jaringan (selaput lendir, mata, mulut, dan saluran pernafasan) inhasi kabut semprot dapat menghasilkan iritasi parah pernafasan saluran ditandai dengan batuk, tersedak atau sesak nafas parah (over eksposis dapat mengakibatkan kematian) peradangan mata ditandai dengan kemerahan berair dan gatal-gatal. Radang kulit ditandai dengan gatal-gatal, memerah atau blistering

DAFTAR PUSTAKA

Chang,Raymond. 2004. Kimia dasar. Jakarta : Erlangga

Syukri. 1999. Kimia dasar. Bandung : ITB press

Norman,H Nachtrieg. 1998. Prinsip-prinsip kimia. Jakarta : Erlangga

Mulyono. 2005. Membuat reagen kimia dilaboratorium. Jakarta : Bumi Aksara

 

LAPORAN PRAKTIKUM

KIMIA DASAR 1

PENGENCERAN LARUTAN

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang

Larutan merupakan campuran homogeny antara dua larutan zat yang berbeda. Dalam kehidupan sehari-hari sering kita membuat the dan terkadang terlalu manis dan kita biasanya menambahkan air yang merupakan pelarut, itu merupakan gambaran secara umum tentang pengenceran. Dalam dunia pendidikan biasanya bahan yang digunakan yakni bahan kimia, maka dalam pengerjaannya harus lebih hati-hati sehingga tidak membahayakan bagi diri sendiri maupun orang lain. Pengetahuan tentang pengenceran larutan ini penting agar praktikan dapat menyediakan larutan yang pas untuk penelitian.

BAB 2

DASAR TEORI

2.1 Tinjauan Pustaka

Larutan adalah campuran homogeny antara dua zat terlarut dan pelarut, pelarut yang umumnya digunakan adalah air, untuk mengatakan zat pelarut dan terlarut dikenal istilah konsentrasi. Konsentrasi larutan dapat dinyatakan dengan beberapa cara seperti persen per berat (%/W) persen per volum (%/V), molaritas, molalitas, ppm, fraksimile, dan lain-lain (Anynomous,2009).

Larutan encer dapat dibuat dari larutan pekat dengan mengambil sejumlah larutan pekat dan ditambahkan air dengan volume tertentu jumlah larutan pekat yang di ambil dan air yang ditambahkan dihitung dengan rumus (Syukri,1999).

MV = M V

Dalam pekerjaan sehari-hari dilaboratorium biasanya menggunakan larutan yang lebih rendah konsentrasinya dengan menambahkan pelarutnya. Banyak laboratorium membuat larutan senyawa yang pekat dengan menggunakan aquades biasanya sangat ekonomis. Biasanya larutan ini sangat pekat dan harus diencerkan, proses pengenceran adalah mencampur larutan tersebut (Syukri,1999).

Pada percobaan umumnya asam-asam anorganik berupa cairan pekat ada yang berasap atau bersifat korosif, zat cair organic umumnya bersifat mudah menguap dan mudah terbakar. Asam-asam anorganik dan beberapa cairan organic sering harus disiapkan sebagai sediaan berupa larutannya yang lebih encer dalam suatu pelarut (Mulyono,2005).

Teknik pengenceran melibatkan teknik pengukuran volume dan teknik pelarutan. Tentang kedua teknik ini beberapa hal harus diperhatikan seperti diuraikan berikut ini (Mulyono,2005).

Hitung volum cairan pekat dan volum aquades yang akan diukur dan disiapkan didalam gelas kimia. Teknik pengenceran dari larutan kurang pekat menjadi larutan yang lebih encer lebih mudah dilakukan dan tidak diperlukan diruang asam (Mulyono,2005).

Satuan konsentrasi dilakukan berdasarkan tujuan pengukuran. Keuntungan penggunaan molaritas adalah karena biasanya lebih mudah untuk mengukur volume. Molaritas tidak tergantung pada suhu, sebab konsentrasi dinyatakan dalam jumlah mol zat terlarut dan massa pelarut, sedangkan  pada volume larutan umumnya meningkatkan suhu. Larutan yang memiliki molaritas 0,1M pada 25⁰C mungkin menjadi 0,97 M pada 45⁰C karena volumenya meningkat (Chang,2004).

Kadang-kadang diperlukan persiapan larutan encer dengan konsentrasi tertentu dari suatu larutan yang lebih pekat dengan cara menambahkan pelarut murni. Andaikan konsentrasi awal (molaritas) diketahui sebagai Cf dan volume awalnya V, jumlah zat terlarutnya ialah (Cf mol C) (Cf L) = CpVp ini tidak berubah karena pengenceran menjadi volume akhir Vf karena hanya pelarut dan bukan zat terlarut yang ditambahkan (Norman,1998).

Cf = Vf = Cp.Vp

Molaritas akhirnya adalah:

Cf =  =

2.2 Tinjauan Bahan

2.2.1 Aquades

Aquades tersusun atas hydrogen perixida maksimal 49.9%, aquades ini berwarna putih bening seperti air. Aquades adalah air biasa yang telah mengalami penyulingan sehingga tidak memiliki kandungan mineral apapun dan juga ridak ada campuran apapun, berperan sebagai pelarut (Fatih,2008).

2.2.2

NaCl disebut juga sebagai garam, secara fisik NaCl tidak berbau dan berbentuk serbuk putih, memiliki titik didih (2575 F) 1413 t. NaCl atau garam stabil dibawah kondisi biasa penggunaan dan penyimpanan, berbahaya bila terjadi dekomposisi produk saat dipanaskan diatas 801C (1474 F) mengeluarkan asap beracun klorida dan natrium oksida. Adapun efek kesehatan yang terjadi bila terhirup gasnya yaitu iritasi ringan pada selaput lendir hidung dan tenggorokan, bila tertelan dalam jumlah besar (dosis besar) dehidrasi dan kemacetan terjadi sebagai organ internal dan jika kontak langsung dengan mata maka akan menjadi iritasi ringan

2.2.3 Gula (sukrosa)

Sukrosa berwarna Kristal putih dan atau bubuk. Memiliki titik lebur 160-180C (berkomposisi) densitas atau massa jenisnya 1,5 g/cm kelarutan dalam air bersifat substansial, memiliki indeks bias dan bersifat mudah terbakar. Tidak kompantibel dengan agen oksida yang kuat invertasi hydrolyzed oleh asam dan encer. Taksologi bubuk menyebabkan iritasi pernafasan tidak berbahaya untuk darat, udara dan laut. Perlindungan pribadi saat ini tidak berbahaya bagi kesehatan (faith,2008).

2.2.4 Asam Sulfat (HSO)

Sinonimnya adalah minyak vitrol, memiliki sifat murni tidak dapat ditemukan secara alami dibumi oleh karena sifatnya yang higrokopis. Penampilannya bisa bening, cair, tidak berwarna dan tidak berbau. Identifikasi bahaya sangat berbahaya dalam kasus kulit kontak (korosif,intan,permiator) kontak mata (iritasi,korosif) dan inhasi. Cair atau kabut semprotan dapat menghasilkan kerusakan jaringan (selaput lendir, mata, mulut, dan saluran pernafasan) inhasi kabut semprot dapat menghasilkan iritasi parah pernafasan saluran ditandai dengan batuk, tersedak atau sesak nafas parah (over eksposis dapat mengakibatkan kematian) peradangan mata ditandai dengan kemerahan berair dan gatal-gatal. Radang kulit ditandai dengan gatal-gatal, memerah atau blistering

DAFTAR PUSTAKA

Chang,Raymond. 2004. Kimia dasar. Jakarta : Erlangga

Syukri. 1999. Kimia dasar. Bandung : ITB press

Norman,H Nachtrieg. 1998. Prinsip-prinsip kimia. Jakarta : Erlangga

Mulyono. 2005. Membuat reagen kimia dilaboratorium. Jakarta : Bumi Aksara

 

LAPORAN PRAKTIKUM


LAPORAN PRAKTIKUM

KIMIA DASAR 1

PENGENCERAN LARUTAN

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang

Larutan merupakan campuran homogeny antara dua larutan zat yang berbeda. Dalam kehidupan sehari-hari sering kita membuat the dan terkadang terlalu manis dan kita biasanya menambahkan air yang merupakan pelarut, itu merupakan gambaran secara umum tentang pengenceran. Dalam dunia pendidikan biasanya bahan yang digunakan yakni bahan kimia, maka dalam pengerjaannya harus lebih hati-hati sehingga tidak membahayakan bagi diri sendiri maupun orang lain. Pengetahuan tentang pengenceran larutan ini penting agar praktikan dapat menyediakan larutan yang pas untuk penelitian.

BAB 2

DASAR TEORI

2.1 Tinjauan Pustaka

Larutan adalah campuran homogeny antara dua zat terlarut dan pelarut, pelarut yang umumnya digunakan adalah air, untuk mengatakan zat pelarut dan terlarut dikenal istilah konsentrasi. Konsentrasi larutan dapat dinyatakan dengan beberapa cara seperti persen per berat (%/W) persen per volum (%/V), molaritas, molalitas, ppm, fraksimile, dan lain-lain (Anynomous,2009).

Larutan encer dapat dibuat dari larutan pekat dengan mengambil sejumlah larutan pekat dan ditambahkan air dengan volume tertentu jumlah larutan pekat yang di ambil dan air yang ditambahkan dihitung dengan rumus (Syukri,1999).

MV = M V

Dalam pekerjaan sehari-hari dilaboratorium biasanya menggunakan larutan yang lebih rendah konsentrasinya dengan menambahkan pelarutnya. Banyak laboratorium membuat larutan senyawa yang pekat dengan menggunakan aquades biasanya sangat ekonomis. Biasanya larutan ini sangat pekat dan harus diencerkan, proses pengenceran adalah mencampur larutan tersebut (Syukri,1999).

Pada percobaan umumnya asam-asam anorganik berupa cairan pekat ada yang berasap atau bersifat korosif, zat cair organic umumnya bersifat mudah menguap dan mudah terbakar. Asam-asam anorganik dan beberapa cairan organic sering harus disiapkan sebagai sediaan berupa larutannya yang lebih encer dalam suatu pelarut (Mulyono,2005).

Teknik pengenceran melibatkan teknik pengukuran volume dan teknik pelarutan. Tentang kedua teknik ini beberapa hal harus diperhatikan seperti diuraikan berikut ini (Mulyono,2005).

Hitung volum cairan pekat dan volum aquades yang akan diukur dan disiapkan didalam gelas kimia. Teknik pengenceran dari larutan kurang pekat menjadi larutan yang lebih encer lebih mudah dilakukan dan tidak diperlukan diruang asam (Mulyono,2005).

Satuan konsentrasi dilakukan berdasarkan tujuan pengukuran. Keuntungan penggunaan molaritas adalah karena biasanya lebih mudah untuk mengukur volume. Molaritas tidak tergantung pada suhu, sebab konsentrasi dinyatakan dalam jumlah mol zat terlarut dan massa pelarut, sedangkan  pada volume larutan umumnya meningkatkan suhu. Larutan yang memiliki molaritas 0,1M pada 25⁰C mungkin menjadi 0,97 M pada 45⁰C karena volumenya meningkat (Chang,2004).

Kadang-kadang diperlukan persiapan larutan encer dengan konsentrasi tertentu dari suatu larutan yang lebih pekat dengan cara menambahkan pelarut murni. Andaikan konsentrasi awal (molaritas) diketahui sebagai Cf dan volume awalnya V, jumlah zat terlarutnya ialah (Cf mol C) (Cf L) = CpVp ini tidak berubah karena pengenceran menjadi volume akhir Vf karena hanya pelarut dan bukan zat terlarut yang ditambahkan (Norman,1998).

Cf = Vf = Cp.Vp

Molaritas akhirnya adalah:

Cf =  =

2.2 Tinjauan Bahan

2.2.1 Aquades

Aquades tersusun atas hydrogen perixida maksimal 49.9%, aquades ini berwarna putih bening seperti air. Aquades adalah air biasa yang telah mengalami penyulingan sehingga tidak memiliki kandungan mineral apapun dan juga ridak ada campuran apapun, berperan sebagai pelarut (Fatih,2008).

2.2.2

NaCl disebut juga sebagai garam, secara fisik NaCl tidak berbau dan berbentuk serbuk putih, memiliki titik didih (2575 F) 1413 t. NaCl atau garam stabil dibawah kondisi biasa penggunaan dan penyimpanan, berbahaya bila terjadi dekomposisi produk saat dipanaskan diatas 801C (1474 F) mengeluarkan asap beracun klorida dan natrium oksida. Adapun efek kesehatan yang terjadi bila terhirup gasnya yaitu iritasi ringan pada selaput lendir hidung dan tenggorokan, bila tertelan dalam jumlah besar (dosis besar) dehidrasi dan kemacetan terjadi sebagai organ internal dan jika kontak langsung dengan mata maka akan menjadi iritasi ringan

2.2.3 Gula (sukrosa)

Sukrosa berwarna Kristal putih dan atau bubuk. Memiliki titik lebur 160-180C (berkomposisi) densitas atau massa jenisnya 1,5 g/cm kelarutan dalam air bersifat substansial, memiliki indeks bias dan bersifat mudah terbakar. Tidak kompantibel dengan agen oksida yang kuat invertasi hydrolyzed oleh asam dan encer. Taksologi bubuk menyebabkan iritasi pernafasan tidak berbahaya untuk darat, udara dan laut. Perlindungan pribadi saat ini tidak berbahaya bagi kesehatan (faith,2008).

2.2.4 Asam Sulfat (HSO)

Sinonimnya adalah minyak vitrol, memiliki sifat murni tidak dapat ditemukan secara alami dibumi oleh karena sifatnya yang higrokopis. Penampilannya bisa bening, cair, tidak berwarna dan tidak berbau. Identifikasi bahaya sangat berbahaya dalam kasus kulit kontak (korosif,intan,permiator) kontak mata (iritasi,korosif) dan inhasi. Cair atau kabut semprotan dapat menghasilkan kerusakan jaringan (selaput lendir, mata, mulut, dan saluran pernafasan) inhasi kabut semprot dapat menghasilkan iritasi parah pernafasan saluran ditandai dengan batuk, tersedak atau sesak nafas parah (over eksposis dapat mengakibatkan kematian) peradangan mata ditandai dengan kemerahan berair dan gatal-gatal. Radang kulit ditandai dengan gatal-gatal, memerah atau blistering

DAFTAR PUSTAKA

Chang,Raymond. 2004. Kimia dasar. Jakarta : Erlangga

Syukri. 1999. Kimia dasar. Bandung : ITB press

Norman,H Nachtrieg. 1998. Prinsip-prinsip kimia. Jakarta : Erlangga

Mulyono. 2005. Membuat reagen kimia dilaboratorium. Jakarta : Bumi Aksara

 

LAPORAN PRAKTIKUM

KIMIA DASAR 1

PENGENCERAN LARUTAN

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang

Larutan merupakan campuran homogeny antara dua larutan zat yang berbeda. Dalam kehidupan sehari-hari sering kita membuat the dan terkadang terlalu manis dan kita biasanya menambahkan air yang merupakan pelarut, itu merupakan gambaran secara umum tentang pengenceran. Dalam dunia pendidikan biasanya bahan yang digunakan yakni bahan kimia, maka dalam pengerjaannya harus lebih hati-hati sehingga tidak membahayakan bagi diri sendiri maupun orang lain. Pengetahuan tentang pengenceran larutan ini penting agar praktikan dapat menyediakan larutan yang pas untuk penelitian.

BAB 2

DASAR TEORI

2.1 Tinjauan Pustaka

Larutan adalah campuran homogeny antara dua zat terlarut dan pelarut, pelarut yang umumnya digunakan adalah air, untuk mengatakan zat pelarut dan terlarut dikenal istilah konsentrasi. Konsentrasi larutan dapat dinyatakan dengan beberapa cara seperti persen per berat (%/W) persen per volum (%/V), molaritas, molalitas, ppm, fraksimile, dan lain-lain (Anynomous,2009).

Larutan encer dapat dibuat dari larutan pekat dengan mengambil sejumlah larutan pekat dan ditambahkan air dengan volume tertentu jumlah larutan pekat yang di ambil dan air yang ditambahkan dihitung dengan rumus (Syukri,1999).

MV = M V

Dalam pekerjaan sehari-hari dilaboratorium biasanya menggunakan larutan yang lebih rendah konsentrasinya dengan menambahkan pelarutnya. Banyak laboratorium membuat larutan senyawa yang pekat dengan menggunakan aquades biasanya sangat ekonomis. Biasanya larutan ini sangat pekat dan harus diencerkan, proses pengenceran adalah mencampur larutan tersebut (Syukri,1999).

Pada percobaan umumnya asam-asam anorganik berupa cairan pekat ada yang berasap atau bersifat korosif, zat cair organic umumnya bersifat mudah menguap dan mudah terbakar. Asam-asam anorganik dan beberapa cairan organic sering harus disiapkan sebagai sediaan berupa larutannya yang lebih encer dalam suatu pelarut (Mulyono,2005).

Teknik pengenceran melibatkan teknik pengukuran volume dan teknik pelarutan. Tentang kedua teknik ini beberapa hal harus diperhatikan seperti diuraikan berikut ini (Mulyono,2005).

Hitung volum cairan pekat dan volum aquades yang akan diukur dan disiapkan didalam gelas kimia. Teknik pengenceran dari larutan kurang pekat menjadi larutan yang lebih encer lebih mudah dilakukan dan tidak diperlukan diruang asam (Mulyono,2005).

Satuan konsentrasi dilakukan berdasarkan tujuan pengukuran. Keuntungan penggunaan molaritas adalah karena biasanya lebih mudah untuk mengukur volume. Molaritas tidak tergantung pada suhu, sebab konsentrasi dinyatakan dalam jumlah mol zat terlarut dan massa pelarut, sedangkan  pada volume larutan umumnya meningkatkan suhu. Larutan yang memiliki molaritas 0,1M pada 25⁰C mungkin menjadi 0,97 M pada 45⁰C karena volumenya meningkat (Chang,2004).

Kadang-kadang diperlukan persiapan larutan encer dengan konsentrasi tertentu dari suatu larutan yang lebih pekat dengan cara menambahkan pelarut murni. Andaikan konsentrasi awal (molaritas) diketahui sebagai Cf dan volume awalnya V, jumlah zat terlarutnya ialah (Cf mol C) (Cf L) = CpVp ini tidak berubah karena pengenceran menjadi volume akhir Vf karena hanya pelarut dan bukan zat terlarut yang ditambahkan (Norman,1998).

Cf = Vf = Cp.Vp

Molaritas akhirnya adalah:

Cf =  =

2.2 Tinjauan Bahan

2.2.1 Aquades

Aquades tersusun atas hydrogen perixida maksimal 49.9%, aquades ini berwarna putih bening seperti air. Aquades adalah air biasa yang telah mengalami penyulingan sehingga tidak memiliki kandungan mineral apapun dan juga ridak ada campuran apapun, berperan sebagai pelarut (Fatih,2008).

2.2.2

NaCl disebut juga sebagai garam, secara fisik NaCl tidak berbau dan berbentuk serbuk putih, memiliki titik didih (2575 F) 1413 t. NaCl atau garam stabil dibawah kondisi biasa penggunaan dan penyimpanan, berbahaya bila terjadi dekomposisi produk saat dipanaskan diatas 801C (1474 F) mengeluarkan asap beracun klorida dan natrium oksida. Adapun efek kesehatan yang terjadi bila terhirup gasnya yaitu iritasi ringan pada selaput lendir hidung dan tenggorokan, bila tertelan dalam jumlah besar (dosis besar) dehidrasi dan kemacetan terjadi sebagai organ internal dan jika kontak langsung dengan mata maka akan menjadi iritasi ringan

2.2.3 Gula (sukrosa)

Sukrosa berwarna Kristal putih dan atau bubuk. Memiliki titik lebur 160-180C (berkomposisi) densitas atau massa jenisnya 1,5 g/cm kelarutan dalam air bersifat substansial, memiliki indeks bias dan bersifat mudah terbakar. Tidak kompantibel dengan agen oksida yang kuat invertasi hydrolyzed oleh asam dan encer. Taksologi bubuk menyebabkan iritasi pernafasan tidak berbahaya untuk darat, udara dan laut. Perlindungan pribadi saat ini tidak berbahaya bagi kesehatan (faith,2008).

2.2.4 Asam Sulfat (HSO)

Sinonimnya adalah minyak vitrol, memiliki sifat murni tidak dapat ditemukan secara alami dibumi oleh karena sifatnya yang higrokopis. Penampilannya bisa bening, cair, tidak berwarna dan tidak berbau. Identifikasi bahaya sangat berbahaya dalam kasus kulit kontak (korosif,intan,permiator) kontak mata (iritasi,korosif) dan inhasi. Cair atau kabut semprotan dapat menghasilkan kerusakan jaringan (selaput lendir, mata, mulut, dan saluran pernafasan) inhasi kabut semprot dapat menghasilkan iritasi parah pernafasan saluran ditandai dengan batuk, tersedak atau sesak nafas parah (over eksposis dapat mengakibatkan kematian) peradangan mata ditandai dengan kemerahan berair dan gatal-gatal. Radang kulit ditandai dengan gatal-gatal, memerah atau blistering

DAFTAR PUSTAKA

Chang,Raymond. 2004. Kimia dasar. Jakarta : Erlangga

Syukri. 1999. Kimia dasar. Bandung : ITB press

Norman,H Nachtrieg. 1998. Prinsip-prinsip kimia. Jakarta : Erlangga

Mulyono. 2005. Membuat reagen kimia dilaboratorium. Jakarta : Bumi Aksara